Pecel Kediri yang Terkenal Enak

posted in: Uncategorized | 0

pecel kediri

Pecel kediri, ya kuliner yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga kita khususnya masyarakat Jawa Timur. Mendengar kata pecel maka pikiran kita melayang pada kuliner yang terbuat dari bahan dasar kacang tanah yang dicampur dengan bumbu-bumbu lainnya seperti bawang, cabe, garam, daun jeruk purut dll.

Pecel Kediri berbeda dengan kuliner pecel lainnya seperti pecel madiun maupun pecel blitar karena ada menu tambahannya yaitu sambel tumpang. Sambel tumpang adalah ciri khas pecel Kediri yaitu sambel yang dibuat dari tempe yang agak kadaluwarsa (tidak sampai membusuk) dan di campur dengan bumbu-bumbu khas sambel tumpang. Bagi yang tidak terbiasa dengan sambel ini tentu rasanya agak aneh tapi bagi yang suka akan menambah nikmatnya rasa pecel Kediri.

Pecel Kediri dapat kita jumpai di kota Kediri tidak hanya di pagi hari melainkan juga di malam hari khususnya di jalan Dhoho. Kita bisa menjumpai banyak penjual pecel Kediri di sepanjang jalan ini pada jam 8 malam.

Berikut 7 Kuliner Kediri yang bisa anda singgahi bila anda berkunjung ke kota ini.

1. Pecel Tumpang Kediri di Jalan Dhoho (Pudakit)

Satu dari lima tempat menikmati pecel tumpang ini yaitu ada di jalan dhoho yang terkenal dengan nama Pudakit yaitu salah satu nama toko tas yang ada di jalan dhoho tsb. Pecel ini buka mulai jam 21.00 sampai dinihari. Pecel ini memiliki bahan dasar sambal dari kacang dan tumpangnya terbuat dari sambal tempe yang sudah di fermentasikan. Kemudian untuk sayurannya sama, yaitu menggunakan kubis, kacang panjang, taoge, sawi, kembang turi yang sudah dikukus sebelumnya. Jika Kamu makan maka sangat begitu pas di lidah gurih dan pedasnya.

Jika Kamu kurang puas maka bisa juga disini menambahkan dengan dendeng ragi, sate usus, sate hati dan ampela ayam, sate telur puyuh, telur ceplok, babat goreng, ayam kari, telur asin, ayam goreng sampai dengan ayam bakar. Rasanya tiada duanya, dari semuanya  begitu menggugah selera. Meskipun buka hanya di malam hari tapi banyak sekali pembeli yang silih berganti berdatangan.

2. Pecel Bu Tin

Yang berjualan adalah mbah-mbah cantik. Ya penyaji nasi pecel ini akrab disapa Bu Tin. Tempatnya di Jalan Pattimura. Bu Tin buka sejak pukul 05.00 pagi hingga pukul 13.00 siang. Ciri khas dari nasi pecel satu ini adalah rasanya. Perpaduan rempah alaminya membuat cita rasa tradisional masih kental. Seporsi dihargai Rp 8 ribu dan bisa nambah lagi sesuai lauk yang dipilih. Setiap hidangan untuk per wadah terdiri atas nasi yang masih panas dengan porsi cukupan. Pilihan sayurnya kecambah, daun kenikir, daun singkong hingga daun papaya. Peyeknya juga nggak kalah menarik, ya peyek kacang nan gurih. Bu Tin biasa menyajikan satu porsi menunya dalam bentuk pincuk daun pisang.

3. Pecel Tumpang Bu Sholeh

Selanjutnya kedai yang bisa membuat Kamu rindu kota Kediri yaitu kedai bu sholeh, yang juga menyediakan pecel tumpang. Letaknya yaitu berada di sekitar Stasiun Besar Kediri, warung makan yang satu ini menyediakan nasi pecel lezat yang di bumbui dengan sambal tumpang tempe bosok  yang rasanya sangat nikmat. Selain menggunakan rempeyek juga ada pula lauk lain yaitu seperti ati ampela atau usus yang dapat dipesan. Sementara rasa, tidak diragukan lagi enaknya. Pecel Bu Sholeh ini beralamatkan di Jl. Panglima Polim No.21-22, Dandangan, Kec. Kota Kediri.

4. Pecel Kelenteng

Kalau nasi pecel yang satu ini memang terletak tak jauh dari Kelenteng Tjoe Hwie Kiong. Penjualnya mulai menyajikan hidangan ini untuk pelanggan sejak 2001 lalu. Tempat makan mulai buka setiap pukul 20.00 malam hingga dini hari. Ciri khas cita rasanya terletak pada sambal pecelnya yang kental dan sangat kuat rasa kacangnya yang gurih. Untuk satu porsinya dibanderol Rp 6 ribu. Tapi, ingat yaaaa itu belum termasuk tambahan lauk dan minumnya. Porsi nasi untuk pecel ini juga cukupan. Biasanya, dengan pilihan sayur kecambah dan daun singkong. Kemudian, disiram sambel kacang. Di atasnya ditambah peyek kacang dan kerupuk puli bulat.

5. Pecel Bu Darmo

Bila melewati daerah Banjaran Gang 1 Kota Kediri kita akan menjumpai nasi pecel Bu Darmo. Ya, nasi pecel ini buka sejak pukul 05.00 pagi hingga pukul 11.00 siang. Nasi pecel ini terkenal dengan rasa sambal kacangnya yang pedas. Selain itu, di sini para pelanggan dapat menikmati sayur bunga turi yang direbus. Bunga turi ini memberi cita rasa yang khas ketika dilumat dengan lumuran sambal olahan Bu Darmo. Tidak hanya banyak pilihan lauk yang terdapat di sana. Namun, aneka jajan kue basah juga tersedia lho. Untuk satu porsinya nasi pecel ini dibanderol Rp 7 ribu. Itu belum termasuk tambahan lauk ya…kalau untuk pecel yang satu ini disajikan dengan porsi nasi cukupan, pilihan sayur kecambah, daun kenikir, daun singkong hingga kembang turi. Sedangkan untuk peyeknya, disajikan peyek kacang. Pecel Bu Darmo beralamatkan di Jl. Banjaran 1 Jl. Letjen Suprato Gg. I No.139-141, Banjaran, Kec. Kota Kediri.

6. Warung Pecel Bu Beny

Berikutnya di kedai lain yang juga banyak diminati oleh para penikmat pecel yaitu ada di Warung Pecel Bu Beny. Yang berdiri semenjak tahun 2002 lalu, pada awalnya berjualan di gerobak serta menawarkan nasi pecel dengan memakai sambal tumpang super nikmat. Kemudian juga dengan aneka lauk dari ayam, ikan, bakwan sampai dengan perkedel lengkap tersedia. Selain itu juga tersedia pula es jenang dawet yang tak kalah lezat disantap pada saat siang hari.

7. Pecel Punten Mbenjing Mriki Maleh

Berlokasi di Jalan Totot Kerot No 1, Desa Ketami, Pesantren, Kediri, Pecel Punten Mbenjing Mriki Maleh buka dari jam 7 pagi hingga 5 sore. Tempat makan yang telah ada sejak tahun 1995 ini menyajikan tema prasmanan. Kalian akan dibebaskan meracik komposisi pecel punten sesuai selera. Tinggal merogoh kantong lebih dalam kalau mau nambah lauknya. Biasanya kalau polosan harganya murah saja cuma 8.000 seporsi. Berisi potongan punten yang banyak dipadukan dengan sayur rebus seperti kacang panjang, kenikir, sawi, pakis, bunga turi dan kecambah kemudian diguyur bumbu pecel yang pedas manis. Tekstur puntennya agak kenyal, rasanya gurih banget. Cocoknya disantap dengan lauk yang digoreng seperti lele, ayam, empal dan lainnya. Makannya biar makin heboh ditambah dengan kerupuk upil. Karena berada di area persawahan maka saat makan semilir angin dijamin bisa membuat kalian betah. Selain makanannya lezat, pelayanannya cukup ramah. Di setiap akhir kunjungan mereka akan berkata mbenjing mriki maleh. Pesan berbahasa jawa itu artinya besok kesini lagi ya. Sungguh ungkapan yang sangat bersahabat sekali dan cukup unik.

BACA JUGA  Pecel Surabaya yang Enak dan Terkenal Murah